Banyak ragam corak lukisan.
Keindahannya adalah kerelatifan.
Berbeda dengan kebenaran yang berakar dari rujukan.
Rujukan keabadian Qalam Ilahi.
Keindahan lukisan, indah disini belum tentu disana.
Keindahannya adalah perpaduan warna dengan sejuta gradasi dan coretan kuas diri.
Ada watak, kondisi dan suasana hati.
Lukisan, disatu sisi adalah keindahan yang telanjang.
Sisi lainnya tak jarang adalah labirin dan jaring misteri.
Kemisteriusan yang dalam tak berdimensi dan tak berkategori.
Absurd.
Kita adalah pelukis – pelukis itu.
Motivasi, niat, kadar keimanan dan watak kita adalah warna perpaduannya.
Tangan hanyalah alat. Kanvas adalah wahana. Hasil akhir adalah cermin
Apakah kanvas akan kebenaran mampu mengalahkan keindahan ?.
Keindahankah yang mengalahkan kebenaran ?.
Atau keduanya membentuk harmonisasi ?.
Lukisan ber-rujuk kebenaranlah yang memiliki keindahan hakiki.
Misteri transenden yang tersembunyi.
Keindahan surgawi yang merasuk dihati.
Mendamaikan.
Menenangkan dan menyelamatkan.
Kamis, 14 Februari 2008
Keindahan yang relatif I
Diposting oleh
sari
di
20.31
Label: Puisi Bebas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar