Saya meyakini bahwa kebahagiaan tidak selalu muncul disaat semua hal yang kita ingini terpenuhi. Ia bisa muncul ditengah kekurangan, ketidakmampuan bahkan ketidakberdayaan memenuhi si keinginan itu sendiri. Bingung ?? enggak juga.. Mengapa saya tidak bingung mungkin berhubungan dengan cara berpikir saya yang teramat sederhana. Apa yang saya katakan itulah yang saya rasakan. Dan mungkin ini hanya karena saya sering mengalami hal- hal dimana keinginan – keinginan saya banyak yang tak terpenuhi saya jadi kebal alias imum .
Stress kata orang – orang pintar salah satunya dipicu oleh rasa kecewa. Kecewa apa yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan., apa yang diidam – idamkan tak sesuai dengan yang dihadapan. Pastinya sebagai manusia biasa jelas saya juga pernah stress. Bokap meninggal, gagal saat ujian, pengen sekolah lagi gak bisa, gak lulus wawancara, gak punya duit, sampe naksir yang enggak kesampaian.. Tapi yaitu tadi karena saya otaknya gak mampu dan gak mau berpikir rumit jadilah saya orang yang cuma bisa nrimo, paling bengong sebentar cuma buat ngadem – ngademin ati dari simahluk yang bernama kecewa.
Kata seorang teman sikap saya yang kayak begitu adalah sikap seorang yang diragukan tingkat empatinya dan cenderung cuek apatis dan tidak optimis. Waduh! Julukan atau istilah istilah itu membingungkan saya. Karena membingungkan ya sudah saya putuskan untuk mengacuhkan saja, buang waktu rasanya memikirkan sesuatu diluar kemampuan. Hanya saya jadi heran kenapa teman yang berkomentar itu kok jadi sering curhat dan banyak mengeluh ya??.
Kamis, 12 Juni 2008
Enggak Rumit
Diposting oleh
sari
di
01.25
Label: Opini Bebas
