Kita hidup di tengah 2 misteri. Salah satunya adalah misteri perubahan, yang lain adalah misteri identitas. Keduanya merupakan realitas tetapi realitas yang tidak terpisahkan. Sungai senantiasa berubah dan tak pernah sama. Air yang dikandungnya tak henti - hentinya mengalir dan berganti. Tebing 2 sungai dan volume air selalu berubah, bergantung musim. Semua ini adalah fakta yang bisa diamati dan tak bisa dibantah.
Tetapi dalam pengertian lain kendati ada perubahan, sungai memiliki identitas yang bersifat tetap dan tak bisa memberi presepsi keliru. Amazon, Mississippi dan Gangga contohnya. Ketiga sungai ini telah ada ribuan tahun lamanya, ditempat yang sama dan memiliki aliran yang sama dan dengan jelas bisa dikenali meskipun selalu berubah.
Begitupun manusia, anak kecil dan orang dewasa berbeda namun perhatikanlah ada ciri 2 individual pada seorang anak yang bersifat tetap dan bisa dikenali setelah ia dewasa. Manusia senantiasa berubah , selalu tumbuh dan menjadi tua. Kadang sulit mengenali teman lama, tetapi keistimewaannya tetap dan akan nampak bila diamati. Perubahan memang konstan, tapi identitas juga bersifat konstan. Kebenaran sepenuhnya hanya bisa dicapai dengan memasukkan keduanya ke dalam pertimbangan.
Inilah inspirasi pokok yang dikutip dari dealektika Hegel, yang mencari titik temu antara hal 2 yang bertentangan dalam sintesa yang lebih tinggi .
( Pemahaman dari : The Trial Of Socrates , Pusaka Utama Grafiti 1991 )
